
Haji Harjuna – Haji Jual Tanah
Tahun 2025 M/1446 H ini kami berhaji bertiga. Aku, istriku, dan mertua. Masing-masing dari kami punya cerita sendiri terkait ibadah haji. Berbagai cerita itu kadang bertemu di persimpangan jalan menuju tanah suci yang syahdu nan indah, tapi sering juga bertabrakan. Memicu ketegangan. Bahkan pertengkaran. Ya, antara aku, dan istriku, bahkan dengan mertua.
Dalam diriku sendiri, benturan itu terjadi antara nilai moral spiritual haji dan kondisi riil diriku sebagai manusia, yang banyak khilaf dan dosa, dirubung ego yang dibackingi setan, dengan meniupkan api kesombongan, hingga kain ihramku yang serba putih berubah belepotan warna hitam kelam.
Persoalannya, mampukan aku membersihkan noda hitam pada kain ihramku ini? Apa saja kisah yang dialami istri dan mertuaku? Kisah kami bisa jadi sama dengan cerita kalian dalam bentuk dan warna berbeda. Kita bisa sharing di sini. Yang jelas, aku selalu berdoa agar pembaca sekalin bisa berhaji. Yang sudah berhaji pun menjadi mabrur dan selalu terjaga kemabrurannya. Aamin.
Selamat membaca semoga berkah!
