
SINOPSIS
Namaku Ulyana Salsabela. Darah Madura mengalir deras di nadiku. Keras, tegas, dan pantang direndahkan. Tapi aku sadar, aku bukanlah istri yang salehah. Aku egois, dijuluki matre alias materialistis, dan menelantarkan kewajibanku sebagai istri.
Suamiku, Mochammad Irvansyah, selama ini bertugas ganda, sebagai kepala keluarga yang mencari nafkah sekaligus mengurus anak, mencuci baju, hingga memasak. Karena keegoisanku, hatinya pun kosong.
Lalu, witing tresno jalaran kulino. Ia jatuh cinta pada Tatyana Herawati, rekan sesama jurnalis yang menjadi korban KDRT brutal suaminya. Irvan berselingkuh dari jalur simpati hingga menjadi cinta mati.
Saat Tatyana akhirnya bercerai karena KDRT itu, Irvan merasa bersalah, merasa dikejar dosa, dan merengek kepadaku ingin menikahinya secara siri.
“Silakan selingkuh, Mas. Tapi awas kalau kamu nikahi dia atau berzina, aku potong burungmu saat kamu tidur!”
Ini bukan sekadar ancaman. Ini kisah tentang rumah tangga yang hancur karena ego, namun bertahan karena sisa-sisa cinta dan sebuah kompromi gila. Aku ikhlas cintanya dibagi, asalkan raganya tetap milikku, dan jatah bulananku terus bertambah.
Namun, sampai kapan rumah tangga tanpa pondasi sakinah ini bisa bertahan?
